Showing posts with label Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Bisnis. Show all posts

Tuesday, August 31, 2021

Penyebab Resi Tidak Terlacak Dalam Pengiriman Barang Luar Negeri

Melakukan pemantauan pada pengiriman barang luar negeri adalah salah satu hal yang sangat penting, terutama dalam transaksi bisnis. Memang, jika barang sudah dikirimkan, maka secara langsung pihak yang bertanggung jawab adalah jasa ekspedisi. Hanya saja, Anda sebagai penjual sering mendapatkan dampak buruk dari permasalahan tersebut.




Nah, dengan pemantauan yang dilakukan, tentu nantinya Anda bisa melakukan pelacakan dan mengetahui posisi barang yang dikirimkan. Untuk memudahkan pelacakan tersebut, umumnya pihak ekspedisi akan memberikan nomor resi setelah pengiriman dilakukan. Hanya saja, terkadang ada masalah muncul di mana nomor resi tidak terlacak.


Pada kesempatan ini akan dibahas tentang beberapa penyebab resi tidak terlacak yang perlu diketahui. Penasaran? Simak ulasan selengkapnya!


Beberapa Penyebab Resi Pengiriman Tidak Terlacak


Sebagaimana diketahui, resi adalah nomor penting untuk melakukan pelacakan pada paket yang dikirimkan, terutama untuk pengiriman luar negeri. Nah, terkait nomor resi yang tidak terlacak, ada beberapa penyebab yang perlu diketahui.


Beberapa penyebab tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:


1)      Masalah pada server ekspedisi


Salah satu sebab umum kenapa resi tidak terlacak meskipun sudah diproses adalah karena adanya masalah pada server ekspedisi. Bisa jadi, masalah ini dikarenakan adanya beban yang berlebih dari pengguna server yang melonjak. Juga, bisa jadi ada masalah teknis lain yang menjadi hambatan.


Tentu, dalam hal ini, lamanya gangguan server bisa bervariasi tergantung dari kendala serta penanganannya. Nah, apabila gangguan server menjadi sebab resi tidak terlacak, tunggu perbaikan yang dilakukan dan juga lakukan pengecekan secara berkala.


2)      Tidak real time


Kendala kedua yang menyebabkan resi tidak terlacak adalah pengecekan resi yang tidak real time. Perlu diketahui bahwa hingga saat ini masih cukup banyak jasa ekspedisi, terutama agen pengiriman kecil, yang masing menggunakan pencatatan manual. Hal semacam ini juga sering terjadi pada tempat di mana akses internet masih terbatas.


Nah, jika Anda mendapatkan resi yang masih ditulis tangan, maka Anda harus menunggu beberapa saat hingga nantinya nomor resi tersebut dimasukkan ke mesin komputer. Setelah proses tersebut, maka resi baru bisa dilacak. Tentu saja, hal tersebut memerlukan waktu yang lebih lama.


3)      Kesalahan memasukkan nomor resi


Meskipun tampak sepele, kesalahan memasukkan nomor resi juga menjadi perihal yang menyebabkan resi tidak terlacak. Tentu, dengan nomor yang salah, mesin pun tidak bisa membaca input yang dimasukkan.


Pada kertas yang diberikan untuk bukti pengiriman, ada digit angka yang merupakan nomor resi. Seringkali, jika seseorang menggunakan ekspedisi yang berbeda, ia akan bingung untuk melihat mana nomor yang termasuk resi ataupun nomor lainnya terkait paket yang dikirimkan.


Beberapa hal di atas adalah sebab umum kenapa nomor resi bisa tidak terlacak. Tentu, ada baiknya jika Anda memastikan jika nomor resi yang diterima bisa dilacak dengan baik guna kelancaran proses pengiriman luar negeri untuk menunjang bisnis yang Anda lakukan.


Nah, terkait pengiriman luar negeri, Anda bisa menggunakan layanan ekspedisi Kilo.id demi pengiriman yang lebih cepat dan lancar. Kilo.id adalah layanan ekspedisi yang terpercaya dengan beragam layanan yang sangat memuaskan dan tentu saja modern serta bisa diandalkan.


Dengan layanan Kilo.id, Anda akan mendapatkan ongkir ke Singapura dan berbagai negara lainnya dengan biaya yang lebih terjangkau. Selain itu, pengiriman luar negeri dengan Kilo.id pun bisa dilacak dan dipantau dengan mudah 24 jam!


Deskripsi: pengiriman barang luar negeri bisa dilacak dengan nomor resi. Namun, ada beberapa sebab resi gagal lacak untuk diketahui. 

Thursday, May 6, 2021

Tahapan Membuat Laporan Keuangan Perusahaan, Buat Jurnal Keuangan Salah Satunya

Jurnal keuangan hanyalah salah satu tahap yang harus dilewati dalam membuat laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan suatu perusahaan haruslah dibuat dengan teliti dan langkah langkahnya harus urut, tak boleh ada yang terlewat. Jika ada satu langkah saja yang terlupakan, maka laporan keuangan psuatu perusahaan akan dipertanyakan dan akan dimintai pertanggungjawabannya. Untuk Anda yang mungkin baru saja bekerja di suatu perusahaan dan Anda ditugaskan untuk membuat laporan keuangan, inilah cara paling sederhana membuat laporan keuangan perusahaan yang akurat.



Mengumpulkan Transaksi


Tahapan paling awal ketika Anda ingin membuat laporan keuangan perusahaan adalah dengan mengumpulkan transaksi yang telah dilakukan perusahaan selama periode tertentu, baik itu transaksi melalui Sosmed, link whatsapp, maupun secara direct, pembelian, hutang piutang, sewa dan transaksi lainnya tak boleh ada satupun yang terlewat. Biasanya, transaksi dalam suatu perusahaan akan dibuktikan dalam dokumen transaksi. Supaya Anda tidak bingung, Anda bisa mengurutkan transaksi sesuai dengan urutan waktunya atau nomor faktur dokumen transaksi.


Mencatat Transaksi ke Dalam Jurnal


Setelah Anda berhasil mengumpulkan bukti transaksi dan mengurutkannya, tahap selanjutnya Anda bisa mulai mencatat transaksi pada jurnal keuangan. Transaksi yang begitu banyak pada perusahaan haruslah dimasukkan dalam jurnal agar perusahaan tahu transaksi apa saja yang telah dilakukannya. Maka dari itu, perusahaan besar yang jumlah transaksinya banyak kemudian mencatat jurnal sesuai dengan jenis transaksinya. Hal tersebut tentunya akan mempermudah akuntan dalam membuat laporan keuangan nantinya.


Memindahkan Transaksi dalam Buku Besar


Ketika Anda membuat jurnal umum, maka setiap ada transaksi, transaksi akan langsung dipindahkan dalam buku besar. Sedangkan, saat perusahaan memilih mencatat transaksi di dalam jurnal jurnal khusus, pemindahan transaksi jurnal hanya akan dilakukan secara berkala dan lebih mudah karena Anda hanya perlu menuliskan total transaksi tiap jurnal khususnya.


Menyusun Neraca Saldo


Di dalam buku besar, Anda akan menjumpai yang namanya rekening rekening yang berisi saldo debit dan kredit. Tugas Anda selanjutnya dalam menyusun laporan keuangan perusahaan adalah mengelompokkan saldo rekening ke dalam aktiva atau pasiva. Pengelompokan tersebut bertujuan untuk mengetahui sama tidaknya jumlah saldo pada rekening debet dan kredit. Jika tidak sama, berarti ada kesalahan di dalam tahapan sebelumnya.


Membuat Jurnal Penyesuaian


Biasanya, saat akuntan membuat laporan keuangan, masih ada beberapa transaksi yang belum sempat masuk dan masih ada pula beberapa kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan. Agar laporan keuangan perusahaan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, akuntan perlu membuat jurnal penyesuaian agar saldo dan debet keuangan bisa seimbang.


Menyusun Neraca Lajur dan Membuat Laporan Keuangan


Ketika jurnal penyesuaian sudah selesai dibuat, akuntan kembali akan membuat neraca lajur untuk mempermudah pembuatan laporan keuangan perusahaan. Neraca lajur nantinya akan berpatokan pada neraca saldo yang sudah dibuat dan disesuaikan pula dengan jurnal penyesuaian. Jika sudah, nantinya saldo akan masukkan dalam neraca laba dan rugi. Tahap terakhir adalah pembuatan laporan. Anda hanya tinggal menulis ulang laporan keuangan sesuai dengan format yang telah ditentukan.  Nantinya, pada laporan keuangan sesungguhnya neraca lajur dan neraca laba rugi akan berada di bagian yang berbeda.


Jika Anda sudah berusaha membuat laporan keuangan dari buat jurnal keuangan sampai tahap terakhir, tetapi tetap saja hasilnya belum maksimal. Tak ada salahnya Anda mencoba menggunakan aplikasi buku warung untuk membuat laporan keuangan perusahaan. Dijamin, Anda tak akan pusing dan laporan juga akan dapat dipertanggungjawabkan asal Anda juga memberikan data keuangan yang valid. Selamat mencoba!


Deskripsi: jurnal keuangan adalah satu tahap dari penyusunan laporan keuangan suatu perusahaan agar memperoleh hasil yang akurat.